Senin, 01 Oktober 2018

Lifestyle

Usir Gejala Pilek Dengan 4 Obat Alami yang Bisa Ditemukan di Rumah



Pilek sebenarnya infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus, salah satunya virus rhinovirus. Setiap orang bisa terkena pilek, apalagi di musim dingin dan hujan. Namun Anda jangan khawatir, ada berbagai obat pilek alami yang bisa membantu Anda sembuh lebih cepat.

Berbagai obat pilek rumahan dari bahan alami

1. Jahe


Jahe membuat otot saluran pernapasan agar lebih rileks dan merangsang sistem kekebalan tubuh lebih aktif. Maka itu, tidak heran kalau jahe sering dijadikan obat pilek alami. Selain itu, jahe juga menangkal rasa mual dan menghangatkan tubuh yang sedang tidak enak badan.
Anda bisa minum air jahe atau mencampurnya dengan teh supaya lebih enak saat dinikmati. Caranya cukup mudah, rebus jahe selama 20 menit, kemudian ambil air rebusan jahe untuk membuat teh hangat.

2. Madu


Madu memiliki berbagai sifat antimikroba (bakteri ataupun virus). Dengan sifatnya ini, madu secara alamiah dapat membantu tubuh melawan kuman penyakit yang membuat Anda pilek.
Bukan hanya membantu mengatasi pilek, madu ternyata juga bisa meredakan gejala batuk yang sering dialami ketika terserang pilek.
Anda bisa melarutkan madu dalam air hangat dalam gelas untuk diminum setiap pagi dan malam. Segelas larutan madu ini sekaligus juga mencegah Anda dehidrasi. Akan tetapi madu sebaiknya tidak diberikan pada anak yang usianya kurang dari 1 tahun.

3. Sup ayam dengan bawang putih



Bawang putih memiliki bahan kimia alami di dalamnya yang dapat melawan virus dan meningkatkan sel-sel sistem kekebalan tubuh. Salah satu cara mengolah bawang putih yang paling mudah adalah dengan mencampurnya di dalam sup ayam.
Ayam dan bawang putih bisa jadi paduan yang sangat tepat untuk menyembuhkan pilek. Sebab, terdapat juga zat yang disebut carnosine yang ditemukan dalam sup ayam dan dada ayam. Zat ini yang diduga membantu mengurangi gejala-gejala yang muncul saat pilek.
Selain itu, kehangatan sup ayam juga membantu melegakan hidung yang sedang tersumbat. Dilansir dalam laman Healthline, semangkuk sup ayam isi sayuran dengan bawang putih dapat membantu memperlambat pergerakan neutrofil (sejenis sel darah putih) yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi.
Hal ini membuat sel darah putih tersebut menumpuk pada suatu bagian tubuh, sehingga memudahkan tubuh ketika melawan kuman penyakit, salah satunya virus penyebab pilek.

4. Vitamin C



Vitamin C memiliki banyak manfaat dalam tubuh, termasuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Maka itu, asupan vitamin C yang cukup di dalam tubuh dapat membantu mengurangi infeksi saluran pernapasan yang terjadi ketika Anda pilek.
Vitamin C mudah sekali ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contohnya, dalam jeruk, lemon, belimbing, tomat, jambu, paprika, kiwi, brokoli, pepaya, stroberi.


Semoga Bermanfaat....................

Lifestyle

5 Obat Alergi Debu yang Paling Efektif dan Cara Mencegah Alergi Kambuh


Alergi debu disebut juga rhinitis alergi. Gejalanya muncul saat Anda menghirup zat-zat alergen yang membuat Anda alergi, seperti debu, bulu binatang, kapuk batal, tungau debu, atau polusi udara sekalipun. Seperti apa obat alergi debu yang paling baik, dan bagaimana cara mencegah alergi kambuh? Baca terus untuk cari tahu lebih lanjut.

Berbagai pilihan obat alergi debu yang bisa Anda gunakan

Pilihan obat alergi debu yang paling efektif akan tergantung pada seberapa parah gejala yang timbul dan seberapa besar dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari Anda. Dalam kebanyakan kasus, pengobatan bertujuan untuk meringankan gejala seperti bersin-bersin dan hidung tersumbat atau meler. Berikut adalah beberapa pilihan obat alergi debu, dari yang alami sampai yang pakai obat medis.

1. Larutan saline

Salah satu langkah awal untuk mengobati rhinitis alergi adalah dengan mengeluarkan lendir dari hidung dengan bantuan larutan saline, alias air garam. Begini caranya:
  1. Campur 1 sendok teh garam dan sejumput baking soda dalam 2 cangkir air suling hangat.
  2. Menggunakan neti pot atau pipet, hirup sedikit larutan ini ke dalam satu lubang hidung.
  3. Biarkan larutan mengalir keluar lewat lubang hidung satunya, atau melalui mulut.
  4. Perlahan denguskan hidung untuk mengeluarkan kelebihan lendir dan sisa larutan
  5. Lakukan proses yang sama untuk lubang hidung satunya
Anda bisa mengulang trik ini selama beberapa kali dalam sehari sampai gejalanya mereda, namun Anda harus membuat kloter larutan baru setiap kali akan mengulangnya. Larutan saline juga tersedia dalam bentuk jadi di apotek, dan cara menggunakannya pun sama seperti di atas.

2. Steam wajah

Menghirup uap secara teratur akan membantu membersihkan bagian dalam hidung dari penumpukan lendir dan iritasi sehingga pada akhirnya akan membantu menyingkirkan gejala rhinitis alergi, seperti bersin, pilek, dan sakit tenggorokan.
Cukup tuangkan air mendidih ke dalam sebuah mangkuk besar, kemudian tambahkan 3-4 tetes minyak esensial (lihat bawah untuk pilihan terbaiknya). Selanjutnya, tutupi kepala Anda dengan handuk dan perlahan menunduk menghadap permukan mangkuk. Hirup uap air hangat selama 5-10 menit, lalu denguskan hidung Anda beberapa kali hingga merasa baikan. Anda bisa ulangi cara ini beberapa kali sampai gejala mereda.
Beberapa minyak esensial yang baik untuk obat alergi debu dan mengatasi gangguan pernapasan, termasuk:
  • Peppermint: Meredakan sakit kepala akibat hidung tersumbat; Mengurangi batuk, sinusitis, dan infeksi tenggorokan
  • Minyak kayu putih (eucalyptus): Bersifat dekongestan, menyembuhkan masalah pernapasan
  • Chamomile: Mengurangi gejala flu dan pilek
  • Lemon: Membersihkan saluran hidung sehingga memungkinkan Anda bernapas dengan lebih baik
  • Minyak pohon teh (tea tree oil): membunuh bakteri dan melawan infeksi
Bagi anak kecil yang tidak bisa menghirup uap, mandi air panas atau berendam di bak mandi juga sama baiknya.

3. Obat tetes mata

Obat tetes mata bisa digunakan untuk meredakan mata merah dan gatal akibat alergi debu. Pastikan cara pakai obat tetes mata Anda sudah benar dan hindari kesalahan yang paling umum saat meneteskan obat mata.

4. Obat-obatan medis

Obat alergi debu tidak akan menyembuhkan alergi Anda. Tapi bisa digunakan untuk mengobati gejala yang umum, seperti kemerahan, gatal, mata berair, bersin, hidung gatal atau tenggorokan gatal, dan hidung meler. Anda akan bisa berhenti minum obat setelah risiko paparan telah berlalu.
Beberapa contoh obat alergi debu, termasuk:
  • Antihistamin: Antihistamin bekerja dengan menghalangi aksi histamin, suatu zat dalam tubuh yang menyebabkan gejala alergi. Contoh antihistamin bebas resep yang populer digunakan adalah fexofenadine, Claritin (loratadine), levocetirizine, dan Incidal (cetirizine).
  • Dekongestan: Anda bisa menggunakan dekongestan dalam waktu singkat untuk meredakan hidung tersumbat dan tekanan sinus. Dekongestan bebas resep yang populer meliputi semprotan nasal Afrin (oxymetazoline), Sudafed (pseudoephedrine), Sudafed PE (phenylephrine), Zyrtec-D (cetirizine dengan pseudoephedrine).
  • Kortikosteroid intranasal (semprotan hidung): Kortikosteroid membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan. Mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk bekerja daripada antihistamin, tapi efeknya bertahan lebih lama. Efek samping dari kortikosteroid inhalasi jarang terjadi, namun bisa termasuk kekeringan, iritasi dan mimisan hidung. Semprotan hidung kortikosteroid hanya tersedia dengan resep dokter. Contohnya meliputi triamcinolone acetonide 220 mcg, fluticasone propionate 200 mcg, dan mometasone furoate 200 mcg.

5. Suntik alergi

Dokter mungkin merekomendasikan suntikan alergi (immunotherapy) jika Anda menderita alergi debu parah. Anda bisa menggunakan rencana perawatan ini berbarengan dengan obat untuk mengendalikan gejala Anda. Suntik alergi menurunkan respons imun Anda terhadap alergen tertentu dari waktu ke waktu.
Ada dua tahap suntik alergi. Selama fase pertama, Anda akan rutin menemui ahli alergi selama sekitar tiga sampai enam bulan untuk mendapatkan satu hingga tiga kali suntikan per minggu agar tubuh Anda terbiasa dengan alergen dalam obat suntikan. Selama fase perawatan, Anda disuntik sekali per bulan selama tiga sampai lima tahun. Begitu Anda mencapai titik ini, mungkin saja gejala alergi Anda akan meredup atau hilang sama sekali.

Bagaimana cara mencegah alergi debu?

Para pakar sampai saat ini tidak tahu bagaimana mencegah rhinitis alergi. Tapi Anda bisa mengambil langkah-langkah tertentu untuk mengatasi gejala alergi debu atau membuat gejalanya jadi kurang parah.
Sebisa mungkin menghindari pemicu alergi Anda. Jika Anda dapat menghindari atau mengurangi kontak dengan alergen, Anda mungkin bisa mengurangi gejala alergi Anda dan mengelolanya tanpa obat atau menggunakan obat-obatan yang lebih sedikit. Mengontrol paparan Anda dengan alergen dan mengurangi gejala Anda mungkin juga membuat Anda berisiko kecil mengalami komplikasi seperti sinusitis. Bagaimana caranya?

1. Rutin cuci/ganti seprai dan kain perangkat tidur lainnya

Seprai, selimut, dan sarung bantal guling harus dicuci setiap 2 minggu dengan air panas (minimal 55°C) untuk membunuh tungau yang ada. Vakum karpet dan permadani di rumah secara menyeluruh. Tungau debu tumbuh subur bila kelembaban dalam ruangan sangat tinggi, jadi Anda bisa gunakan AC, atau kipas angin untuk mengendalikan suhu ruangan.

2. Jauh-jauh dari bulu binatang

Bukan bulu hewan peliharaan yang sebenarnya menyebabkan reaksi alergi, tapi paparan dari serpihan kulit mati, air liur, dan urin keringnya. Jika Anda tidak tega selalu membiarkan si Manis tinggal di luar rumah, tips berikut ini mungkin bisa membantu:
  • Biarkan hewan peliharaan di luar rumah sesering mungkin, atau batasi mereka hanya boleh bermain di satu ruangan saja (tapi jangan ruangan berkarpet)
  • Jangan bolehkan hewan peliharaan masuk dan tidur bareng Anda di kamar tidur
  • Mandikan hewan peliharaan setidaknya dua minggu sekali, mandikan di luar rumah.
  • Bersihkan kandangnya
  • Cuci bersih dan rawat setiap furnitur atau perabotan lunak yang disentuh/diduduki/dimainkan binatang peliharaan Anda

3. Pakai masker

Seperti halnya alergen dalam ruangan, penghindaran dari polusi udara luar dan debu jalanan adalah obat alergi terbaik. Bila hal ini tidak memungkinkan, gunakan masker atau setiap kali akan keluar rumah.

Lifestyle

Cara menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit

1. Makan sayuran hijau

Sayuran hijau dan berdaun kaya akan vitamin yang membantu Anda menjaga diet seimbang dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Menurut sebuah peercobaan yang dilakukan pada tikus, makan sayuran criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol, dapat membantu mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada permukaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja sistem kekebalan tubuh lebih optimal.
Dalam penelitian ini, tikus sehat yang tidak makan sayuran hijau mengalami penurunan potein permukaan sel sebesar 70-80 persen.

2. Konsumsi vitamin D

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gejala seperti pertumbuhan tulang yang buruk, masalah jantung, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Makanan yang mengandung sumber vitamin D terbaik antara lain kuning telur, jamur, ikan salmon, ikan tuna, dan hati sapi. Anda juga bisa membeli suplemen vitamin D dan pilih yang mengandung D3 (cholecalciferol), karena ini baik dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam darah Anda.
Namun sebelum mengnsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter.

3. Olahraga rutin

Tetap aktif dengan melakukan olahraga secara rutin. Anda bisa mulai dengan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki. Olahraga dengan teratur bisa membuat Anda bugar dan langsing.
Selain itu, sebuah penelitian membuktikan bahwa olahraga teratur dapat mencegah peradangan dan penyakit kronis, mengurangi stres, serta mempercepat peredaran sel darah putih dalam melawan penyakit.

4. Minum teh hijau

Teh hijau telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Manfaat kesehatan teh hijau mungkin karena tingginya tingkat antioksidan, yang disebut flavonoid. Sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Maka itu, karena mudah untuk dilakukan cara menjaga kesehatan tubuh yang satu ini sudah banyak dilakukan.

5. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup merupakan salah satu kunci dari kekebalan tubuh yang kuat. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang tidur minimal delapan jam setiap malam selama dua minggu menunjukkan bahwa tubuh lebih kebal dari serangan virus dan kuman bakteri. Sementara, orang yang kurang dari 6 jam setiap malam akan 4 kali lebih mudah mengalami flu karena virus dibandingkan orang yang tidur 7 jam atau lebih.
Hal ini disebabkan oleh sitokin yang dilepaskan tubuh selama tidur yang lama. Sitokin adalah sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Kelola stres Anda

Stres sudah terbukti dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat orang menjadi mudah terserang penyakit.
Kortisol membantu melawan peradangan dan penyakit. Pelepasan hormon secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat mengurangi kemampuan hormon tersebut.
Hal ini dapat mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan terhadap penyakit. Jadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang tepat adalah dengan mengendalikan stres. Anda bisa coba lakukan latihan yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stres.

7. Bersosialisasi dengan orang disekitar

Rasa kesepian sering dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Psychological Association menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang memperlambat respon kekebalan tubuh dan kemampuan untuk menyembuhkan dengan cepat.

8. Menjaga kebersihan

Cara menjaga kesehatan lainnya adalah dengan menjaga kebersihan diri maupun lingkukan sekitar. Dengan begitu, Anda terhindar dari serangan berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan yang baik:
  • Mandi setiap hari
  • Cuci tangan Anda sebelum makan atau menyiapkan makanan, dan setelah makan.
  • Cuci tangan Anda sebelum memasukkan lensa kontak atau melakukan aktivitas lain yang membuat Anda bersentuhan dengan mata atau mulut.
  • Cuci tangan Anda selama 20 detik dan gosok di bawah kuku jari Anda.
  • Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat batuk atau bersin.

9. Coba konsumsi probiotik

Peneltian menunjukan bahwa orang yang mengalami stres yang mendapat probiotik, mengalami sakit dalam jangka waktu yang lebih sedikit.

10. Hindari alkohol

Penelitian menunjukan bahwa minum alkohol dapat merusak sel dendritik, yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Seiring berjalannya waktu, sering minum alkohol dapat meningkatkan seseorang terhadap infeksi bakteri dan virus.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam di Journal Clinical and Vaccine Immunology membandingkan sel dendritik dan respon sistem kekebalan tubuh pada tikus yang diberi alkohol dengan yang tidak diberi alkohol.
Alkohol menekan kekebalan pada tikus sampai tingkat yang berbeda-beda. Dokter mengatakan bahwa penelitian ini membantu menjelaskan mengapa vaksin kurang efektif untuk orang dengan kecanduan alkohol.

Computer

Dept Collector

Simak  larangan  debt collector pinjol  dalam penagihan utang. Ternyata ada larangan debt collector dalam menagih utang ke debitur yang menu...

Software